FAKTAREALITA.COM — SIAK — Hasil penelitian awak media yang turun langsung ke lokasi,tepatnya di Desa Buana Makmur yang terletak di kecamatan dayun ,banyak sekali aturan aturan yang di langgar oleh pihak kepala desa buana makmur.
Salah satunya kepala desa buana makmur ( BASARI ) membuka arena bilyar di area warga, dan bilyar tersebut buka sampai pukul 04.00 wib,jadi warga sekitar merasa terganggu dengan adanya bilyar tersebut,dan permainan bilyard tersebut di duga ada berbau perjudian,karena setiap main memakai kartu remi.
Saya ST. SUGI PRAMONO selaku ketua umum DPP PPRI ( Perkumpulan Pemimpin Redaksi Seluruh Indonesia ) sangat menyayangkan dengan berdirinya arena bilyard di area rumah warga, dan saya selaku awak media ingin mempertanyakan status bangunan bilyard tersebut,siapa yang memberi ijin, dan siapa pemiliknya,
Saya pernah menanyakan perihal tersebut kepada Bhabinkantibmas melalui sambungan seluler,beliau mengatakan tidak tahu,silahkan tanyakan langsung ke kepala desa,ujarnya
Jadi gunanya Bhabinkantibmas di desa itu sebagai apa?
Saya harap bapak Kapolres Siak AKBP EKA ARIANDY PUTRA S.H S.I.K M.SI, bisa bergerak cepat untuk menyelesaikan status perizinan dan keberadaan bilyard tersebut,karena Bhabinkantibmas seolah olah tutup mata.
Di saat awak media turun ke desa buana makmur,ada beberapa warga menjumpai saya,dan mereka menyampaikan keluhannya,bahwa mereka tidak pernah mendapatkan bantuan sejenis apapun dari desa.

Setelah saya telusuri kembali,saya mendapat informasi bahwa bantuan tersebut sangat tidak tepat sasaran, karena yang mendapatkan bantuan tersebut yang memiliki mobil,memiliki lahan atau sawit. Kesimpulannya mana yang pro dengan kepala desa udah di pastikan mendapatkan bantuan.
Bahkan saya selaku awak media juga sudah menghubungi camat dayun tetapi tidak di angkat.seharusnya pihak camat lebih jeli meneliti siapa yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.
Dan udah terbukti yang tidak pro atau tidak sependapat dengan kepala desa ada yang di pecat dari pekerjaannya,ada yang di persulit untuk kepengurusan KK, KTP Dll,
Kepala desa ( BASARI ) setelah menjabat 3 periode kehidupannya berubah pesat, di duga sekarang sudah memiliki istri muda, udah memiliki usaha walet dan juga meminjamkan uang berbunga.

Untuk Bupati Siak tolong kinerja camat dayun bisa di benahi,karena saya mendapat informasi,bahwa camat dayun tidak bisa mengambil sikap,dan selalu mengikuti pendapat kades buana makmur.
Saya berharap kepada polres siak, polda riau dan kajati riau untuk secepatnya memeriksa kepala desa buana makmur .
Sumber. : SUTAN






